Subjek yang dikaji adalah mengenai prinsip-prinsip yurisprudensi. Dua
kajiannya meliputi yurisprudensi (Fiqh) dan prinsip-prinsip nya (Ushul). Dalam
kata Arab Fiqh adalah pemahaman yang mendalam. Ushul adalah mengenai
dasar-dasar sesuatu. Dalam Al-Quran dan hadits, Nabi Muhammad pun mengatakan
bahwa setorang Muslim haruslah memahami agamanya secara mendalam. Maka
apabila seorang Muslim ingin menjelaskan sesuatu kepada orang lain apa yang
dipahami, maka ia harus bersumber dari data autentik. Diperlukan pemahaman yang
cermat dan mendalam. Untuk mengkaji Fiqh diperlukan beberapa cabang ilmu
pengetahuan yaitu Bahasa Arab, tafsir Al-Quran, logika, kajian hadits, kajian
perawi (mengetahuu identitas yang meriwayatkan hadits), dan ushul Fiqh (kaidah
untuk menyimpulkan hukum Islam). Menurut pandangan Ahlu Bayt sumber Fiqh
terbagi menjadi 4 yaitu Al-Quran, Sunnah, konsensus, dan penalaran. Sedangkan
menurut pandangan Sunni yaitu Abu Hanifah qiyas (analogi) merupakan dalil
keempat. Sedangkan dalam pandangan Sunni Maliki dan Hanbali tidak mengindahkan
analogi apapun. Pengikut Syafi'i pun demikian lebih memperhatikan hadits.
Persoalan yang terdapat dalam Al-Quran dan Sunnah meliputi perintah-perintah,
larangan-larangan, hal umum dan khusus, yang mutlak dan bersyarat, makna
implisit, abstrak dan yang jelas, dan yang dihapus serta menghapus.
Didiklah rakyat dengan organisasi dan didiklah penguasa dengan perlawanan - Pramoedya Ananta Toer
Pendidikan oleh Ki Hajar Dewantara
Pendidikan
Nasional
Awal
mulanya di Indonesia tidak mengenal adanya sistem pendidikan sebelum
pemerintahan Belanda mendirikan sekolah khusus. Sekolah yang didirikan Belanda
hanya didirikan khusus anak-anak Belanda, orang-orang pribumi yang orang tuanya
bekerja dengan Belanda, ataupun anak-anak jaksa, serta banyak alasan lainnya
yang dimana anak-anak pribumi susah untuk mengenyam pendidikan. Ki Hajar
Dewantara sendiri memiliki usul untuk mendirikan pendidikan berbasis nasional.
Kala itu sudah ada pendidikan untuk pribumi namun masih menggunakan Bahasa
Belanda. Karena lulusan sekolah tersebut akan mendapat jaminan hidup yang
layak. Sungguh miris pandangan pelajar baik masa dahulu hingga sekarang
menganggap bahwa pendidikan hanya sekedar mencari uang. Ki Hajar sendiri banyak
melakukan perubahan sistem pendidikan sesuai dengan kultur bangsa Indonesia
sehingga pemuda dan pemudi tidak hilang rasa nasionalismenya. Pendidikan paling
penting adalah budi pekerti, bagaimana bertingkah laku antara laki-laki dan
perempuan, pengajaran kebangsaan, pendirin Taman Siswa agar mempermudah proses
pembelajaran.
Belajar Ilmu Hukum
Ilmu Hukum yang berkembang di Indonesia berasal dari bahasa Jerman, kemudian diadopsi oleh Belanda, dan sampailah di Batavia. Sementara dalam bidang pendidikan, Universitas Gadjah Mada yang pertama kali memperkenalkan ilmu hukum kepada mahasiswanya dan kemudian diikuti oleh universitas lainnya. Penghantar ilmu hukum merupakan bagi landasan materi hukum lainnya dalam cakupan yang lebih besar. Ilmu-ilmu yang membantu ilmu hukum seperti sejarah hukum (perkembangan dan asal usul hukum dalam masyarakat), politik hukum (menentukan/memilih hukum mana yang sesuai dengan perkembangan masyrakat), ilmu hukum positif (hukum yang berlaku pada waktu dan tempat tertentu), sosiologi hukum (hubungan antara hukum dan gejala sosial), dan filsafat hukum (mempermasalahkan hukum dari berbagai pertanyaan). Pengertian hukum sendiri memiliki banyak pendapat oleh para pakar. Secara umum, hukum merupakan aturan mengenai tingkah laku manusia yang dibuat oleh badan yang berwenang dan akan dikenakan sanksi apabila dilanggar. Hukum mengatur manusia dari ia sebelum lahir sampai meninggal dunia.
Hukum Perdagangan Internasional
Paradigma
Hukum Perdagangan Internasional
Sebagai
akademis atau sebagai masyarakat umumnya kita tidak hanya ditekankan kepada
memahami aturan perdagangan secara internasional melainkan memahami sistem
aturan perdagangan internasional serta efek yang ditimbulkan pada masyarakat
Indonesia sendiri. Perkembangan teori ekonomi sedemikian pesat sesuai dengan
perdagangan yang dari mulai barter hingga menargetkan harga pada setiap barang
dengan uang sebagai pertukaran. Perdangan internasional tidak hanya berdampak
kepada negara maju, bahkan negara berkembang yang seperti kita ketahui sebagian
mengikuti perjanjian Internasional karena mendesak bahkan kurang memahami apa
yang diperjanjikan.
Relevansi Ilmu Hukum dan Psikologi
Mari memulainya dengan sebuah contoh kasus; “apabila seorang si A menghadapi masalah di mana nyawanya terancam akibat perlakuan dari si B, maka dalam keadaan seperti itu psikologi si A akan merespon untuk membela dirinya sendiri, terlepas apakah itu nantinya perbuatan tersebut melawan hukum atau tidak.” Seperti contoh kasus tadi, inilah yang dipelajari dalam psikologi hukum. Ruang lingkup dan subjek pembahasan psikologi hukum menurut Brian L. Cutler terbagi menjadi 17 bahasan pokok yaitu kompetensi kriminal, pertanggungjawaban pidana, pidana mati, perceraian dan pemeliharaan anak, pendidikan dan perkembangan profesional, memori saksi mata, penilaian forensik dalam kasus pidana dan perdata, pelanggaran hukum yang masih anak-anak, dan banyak lainnya.
Islam Sumber Inspirasi Budaya Nusantara
Banyaknya
makalah yang beredar mengenai kehadiran NU di tengah-tengah masyarakat menjadi
bahan pertimbangan dimana misi NU sendiri untuk mencapai kemaslahatan
masyarakat secara luas baik dalam beragama maupun berbudaya. Kumpulan ini baru
dapat terealisasikan melalui buku yang berjudul Islam Sumber Insiprasi Budaya
Nusantara yang disusun oleh Dr. K.H. Said Aqil Siroj, M.A dengan bantuaAbdul
Mu’nim DZ. Ideologi NU sendiri masih berpegang kepada Pancasila dan lebih kepada membuat Islam menjadi hadir
di tengah Nusantara yang berbagai macam budaya, etnis, ras, bahkan agama.
New Think and Grow Rich
Dalam buku New Think and Grow Rich karya Napoleon Hill menyampaikan berbagai macam rahasia untuk meraih kesuksesan finansial. Buku ini menyampaikan berbagai macam kisah hidup orang-orang luar biasa yang sukses dan mendunia. Berikut simpul yang dapat dalam buku ini, semoga dapat memotivasi teman-teman dalam menggapai sesuatu yang diinginkan;
Pancasila Bingkai Hukum Indonesia
Founding
fathers Negara ini menemukan ciri khas yang dapat dijadikan ideologi serta
pedoman bangsa ini untuk mengatur segala aspek kehidupan dalam masyarakatnya
yaitu lahirnya Pancasila. Awal mula Pancasila tidak serta tersusun dalam 5 sila
seperti yang kita ketahui saat ini, perlu banyak rumusan serta rincian hal-hal
penting untuk kemaslahatan segala golongan dalam masyarakat Indonesia yang
majemuk agar tidak mencederai beberapa golongan.
Politik Hukum Agraria
Munculnya Undang-Undang Pokok
Agraria nomor 5 Tahun 1960 merupakan aturan yang menghapus mengenai aturan
kolonialisme terdahulu, feodalisme, bahkan sampai kepada dualistik yang masih
sangat kental dianut dalam masyarakat. Dalam kolonialisme dihapusnya aturan kolonial
Belanda yang tidak mempertimbangkan Hukum Adat setempat. Munculnya
Undang-Undang Pokok Agraria atau yang disingkat dengan UUPA ini merupakan
bentuk idealisme bangsa Indonesia sendiri yang sesuai dengan UUD dan Pancasila
dimana Negara yang berkuasa atas berbagai faktor yang seperti tertuang dalam
UUPA Pasal 33 Ayat 3 bahwa bumi, air, serta kekayaan yang terkandung di
dalamnya dikuasai oleh Negara dan dipergunakan sebesar-besarnya untuk
kemakmuran rakyat. Dengan berarti mematahkan kekuasan Negara serta
individualisme kepemilikan berlebihan dalam masyarakat.
Keesaan Tuhan adalah Keyakinan yang Rasional
Pertentangan mengenai agama dan ilmu pengetahuan selalu ada sejak dahulu hingga sekarang. Padahal agama dan ilmu pengetahuan saling terkait satu sama lainnya. Seperti yang dikatan oleh Albert Einstein bahwa ilmu pengetahuan tanpa agama; lumpuh, dan agama tanpa ilmu pengetahuan; buta. Tak heran bila penemu mengatakan bahwa masa depan ditentukan oleh generasi sekarang bagaimana mereka mengaplikasikan mengenai agama dan ilmu pengetahuan. Tidak semua pertanyaan mengenai penciptaan alam ini akan dijawab oleh ilmu pengetahuan. Dan tidak semua ajaran agama diterima mentah-mentah oleh akal.
9 Metode Belajar yang Progresif
Sudahkah anda belajar kembali tentang cara belajar? Sebagian orang-orang memiliki cara yang berbeda dan kecerdasan yang berbeda dalam belajar. Ambil contoh dalam kehidupan sehari-hari, para remaja dan anak-anak di sekolah tidak dapat dikatakan kurang cerdas apabila ia tidak berhasil dalam akademik, mungkin saja mereka berprestasi dalam nonakademik sehingga orang tua dan guru harus jeli dalam melihat potensi anak. Jika anda membaca buku Quantum Learning Bobbi de Porter atau setidaknya menonton film Like Stars from The Earth yang dibintangi oleh aktor bollywood Aamir Khan, anda akan mendapati bahwa sebenarnya tidak ada remaja atau anak-anak yang bodoh, hanya saja mereka belum menemukan metode belajar yang tepat dan menyenangkan. Berikut ini adalah beberapa metode belajar yang progresif
Kematian adalah Sisi Lain Kehidupan
Kebanyakan manusia takut terhadap kematian. Padahal percaya dengan kematian dan kehidupan akhirat merupakan salah satu parameter keberimanan seseorang. Kematian bukanlah sesuatu yang berlawanan dengan kehidupan. Dua hal ini berdampingan dan saling melengkapi satu sama lain. Kehidupan adalah ujian dan bekal ketika menuju kematian. Dalam buku Psikologi Kematian karya Komaruddin Hidayat berisi tentang bagaimana mengubah ketakutan menjadi optimis dalam menghadapi kematian. Berikut ulasan singkatnya;
Memahami Ilmu Negara adalah Kunci Menjadi Negarawan
Ilmu Negara merupakan dasar ilmu pengetahuan di dalam Fakultas Hukum di Indonesia. Ilmu Negara sama halnya dengan Pengantar Ilmu Hukum untuk membantu para akademisi hukum sebelum melanjutkan bidang studi yang diminatinya. Ilmu Negara mempelajari mengenai asas-asas pokok Negara. Istilah mengenai Ilmu Negara ditemukan pertama kali oleh sarjana Jerman yaitu Georg Jellinek yang disebut sebagai bapak Ilmu Negara.
Langganan:
Postingan (Atom)