Beberapa hari lalu saya mendengar berita dari
salah satu stasiun televisi Indonesia yang selalu saya dengar setiap paginya
sebelum saya melakukan aktivitas sehari-hari di luar. Berita mengenai Fidelis Ari Sudarwoto, seorang pegawai negeri
sipil di Kabupaten Sanggau, Provinsi Kalimantan Barat yang menggunakan
ekstrak ganja sebagai pengobatan sang istri, Yeni Riawati. Saya akan jelaskan
dari awal mengenai tulisan ini dari subjektif saya. Saya berharap, sebelum
pembahasan tulisan ini lebih jauh, baik dari akademisi maupun masyarakat pada
umumnya agar menyumbangkan buah pikirannya melalui saran dan kritiknya. Dimana
tujuannya agar tulisan ini menjadi bahan pembelajaran dan bermanfaat secara
luas.