Sudahkah anda belajar kembali tentang cara belajar? Sebagian orang-orang memiliki cara yang berbeda dan kecerdasan yang berbeda dalam belajar. Ambil contoh dalam kehidupan sehari-hari, para remaja dan anak-anak di sekolah tidak dapat dikatakan kurang cerdas apabila ia tidak berhasil dalam akademik, mungkin saja mereka berprestasi dalam nonakademik sehingga orang tua dan guru harus jeli dalam melihat potensi anak. Jika anda membaca buku Quantum Learning Bobbi de Porter atau setidaknya menonton film Like Stars from The Earth yang dibintangi oleh aktor bollywood Aamir Khan, anda akan mendapati bahwa sebenarnya tidak ada remaja atau anak-anak yang bodoh, hanya saja mereka belum menemukan metode belajar yang tepat dan menyenangkan. Berikut ini adalah beberapa metode belajar yang progresif
1. Menyadarkan Diri Sendiri
Inilah langkah pertama. Taqi Mishbah Yazdi berkata bahwa ada 2 kebodohan (ketidaktahuan), kebodohan yang disadari dan kebodohan yang tidak disadari. Ketidaktahuan kita terhadap sesuatu hal harusnya menjadi pemicu untuk menyadarkan kita akan pentingnya belajar. Baik untuk mencari tahu apa yang belum diketahui, ataupun memperjelas apa yang sudah diketahui. Untuk mencapai sesuatu anda perlu memotivasi diri anda sendiri. Dengan memotivasi bahwa anda adalah juara dan dapat mencapai apa yang anda inginkan. Kegalalan tidak akan pernah terjadi sampai anda berhenti untuk mencoba. Jika anda mengalami kegagalan itu hanyalah umpan balik agar anda berusaha lagi tetapi dengan cara yang berbeda. Meneliti di mana letak kegagalan anda. Bicaralah pada diri sendiri. Ini merupakan terapi psikologi yang menanamkan hal-hal positif pada diri anda. Bicaralah dengan diri anda sendiri misalnya di cermin, katakanlah bahwa anda akan berhasil.
2. Mengetahui Potensi Otak yang Luar Biasa
Kita harus mengetahui tentang seluk beluk dan manfaat otak yang luar biasa. Otak manusia memiliki 3 bagian saraf yaitu reptilia (makan, tempat tinggal, reproduksi, dan perlindungan wilayah), mamalia/sistem limbik (perasaan, pengalaman, memori, dan kemampuan belajar), dan neokorteks (nalar, pembuat keputusan, perilaku waras, bahasa, idealisasi non verbal). Neokertaks mencakup 80% dari otak dan paling luar. Kecerdasan dapat berkembang dengan berbagai macam cara seperti linguistik, matematika, visual, spasial, kinestik, perasa, musikal, interpersonal, intraprasonal, dan intuisi. Maka, sangat disarankan anak yang berumur 2-6 tahun dididik secara baik dan benar. Karena dalam umur itulah mereka mudah menyerap berbagai macam informasi. Terdapat pula pembagian otak manusia atas otak kanan dan otak kiri. Cara berfikir otak kanan bersifat acak, tidak teratur, intuitif, dan holistik sedangkan cara berfikir otak kiri bersifat logis, sekuensial, linear, dan rasional.
3. Menciptakan Lingkungan Belajar yang Progresif
Menata lingkungan sangat perlu ketika anda sedang belajar. Karena dengan mengatur lingkungan dengan baik sangat menentukan tempat anda bekerja sekaligus berkreasi. Dalam quantum learning musik sangat berpengaruh dalam belajar. Hal ini dimaksudkan agar pikiran kita tidak teralihkan pada hal-hal lain saat belajar dan membuat anda semakin rileks. Hal positif lainnya juga dapat anda lakukan seperti memasang quote semangat di dinding-dinding kamar, piala penghargaan yang anda raih, sertifikat, serta foto-foto kemenangan anda bersama teman-teman anda yang dapat memicu semangat. Hal ini sangat memacu anda dalam dukungan mikro. Sedangkan untuk mendukung lingkungan makro adalah dengan melakukan aktivitas positif di luar. Seperti melakukan kegiatan-kegiatan positif dan progresif.
4. Menemukan Gaya Belajar Anda
Seperti yang dikatakan sebelumnya, tipe orang-orang dalam belajar itu berbeda. Gaya orang belajar pada umumnya adalah gaya belajar visual, auditorial, atau kinestik. Karakteriskik dari cara belajar visual adalah suka mencoret-coret ketika berbicara di telepon, berbicara dengan cepat, lebih suka melihat peta daripada mendengarkan penjelasan. Karakteristik dari cara belajar auditorial adalah suka berbicara sendiri, lebih suka ceramah dan seminar daripada membaca buku, lebih suka berbicara daripada menulis. Karakteristik cara belajar kinestik adalah berpikir lebih aktif ketika bergerak atau berjalan, banyak menggerakkan anggota tubuh ketika berbicara, dan sulit untuk duduk diam.
5. Mencatat Sesuatu yang Penting
Mengapa harus mencatat? Terkadang kita sangat sulit mengingat hal-hal yang bersifat penting ataupun baru kita ketahui. Maka dari itu sangat perlu untuk mencatat. Berhentilah mencatat format outline kuno yang tidak praktis baik dalam hal kuliah ataupun saat sedang rapat kerja. Bekerjalah sebagaimana bekerjanya otak kita yaitu praktis dan efisien. Untuk memudahkan catatan anda, anda dapat menggunakan peta pikiran (mind maping) atau mengunakan catatan: TS. Membuat peta pikiran seperti menuliskan sesuatu yang menjadi topik dalam pembahasan kemudian membaginya dalam beberapa topik sehingga tampak bercabang dan berhubungan satu sama lainnya. Anda juga dapat menggunakan catatan: TS namun lebih kepada tabel yang cukup memudahkan anda juga. Anda akan bisa membuat peta pikiran dalam catatan anda apabila anda terbiasa dengannya. Kiat-kiat tambahan dalam membuat catatan seperti mendengarkan secara aktif, memperhatikan, partisipasi, dan menjadikan pengulangan itu mudah. Manfaat menggunakan peta pikiran yaitu fleksibel, dapat memusatkan perhatian, meningkatkan pemahaman, dan menyenangkan. Sedangkan manfaat catatan: TS adalah lebih mudah mengingat, memusatkan emosi anda, impian yang konstruktif, serta mencatat penilaian anda.
6. Menulis dengan Penuh Percaya Diri
Dalam pikiran kebanyakan orang yang tidak terbiasa untuk menulis segala sesuatunya mungkin akan cukup sulit. Hal yang bisa dimulai untuk mengawali kegiatan menulis adalah dengan menulis cepat. Untuk mengatasi hambatan-hambatan ini mungkin anda dapat memulai dengan memilih sebuah topik, menggunakan timer untuk jangka waktu tertentu, menulis secara kontinyu. Bagi pemula dalam kegiatan menulis, hindari mengenai pengumpulan gagasan, pengaturan kalimat, pemeriksaan tata bahasa, pengulangan kembali, dan mencoret atau menghapus sesuatu. Biarkan otak anda berkembang dengan sendirinya. Tahapan proses penulisan yang lengkap adalah menyiapkan draft kasarnya semua penulis hebat juga melakukannya, berbagi untuk penulis dan pembaca, perbaikan (revisi), penyuntingan, penulisan kembali, dan evaluasi. Agar tulisan anda lancar mulailah secepatnya jangan menunggu dengan alasan anda belum bisa menulis atau apapun. Putarlah musik agar ketika menulis anda merasa rileks, carilah waktu yang tepat untuk menilis, lakukan olahraga, bacalah apa saja yang dapat menambah pengetajuan anda dan gunakan warna-warna agar tulisan anda menarik.
7. Mengingat Hal-Hal yang Penting
Sebagian orang mungkin sulit mengingat hal-hal yang penting dan justru gemar mengingat sesuatu yang tidak penting. Untuk mengingat sesuatu yang sangat penting sangat mudah yaitu dengan menghubungkan dengan sesuatu yang kita sukai. Misalnya menghapal nama beberapa jalan yang akan kita lewati. Gabungkanlah beberapa nama tersebut dengan cerita-cerita lucu yang mudah anda ingat. Kadang ketika bertemu dengan orang baru mungkin anda lupa mengingat namanya, hal ini tentu sangat mengganggu hubungan sosial anda. Anda bisa mengingat nama seseorang misalnya nama orang tersebut Teddy anda bisa menghubungkannya dengan “oh aku ingat ia Teddy si beruang” dan begitu seterusnya. Dengan menghubungkan hal seperti ini dapat membantu daya ingat anda. Kiat-kiat agar anda mudah mengingat sesuatu yaitu dengan mengingat sesuatu yang penting dan meninggalkan yang tidak penting. Buatlah peta pikiran dan presentasikan saat anda belajar, ulangilah materi anda, ambillah jeda sesering mungkin, dan jangan lupa untuk menjaga kesehatan anda
8. Melaju dengan Kekuatan Membaca
Dalam pembahasan kali ini akan diajarkan mengenai bagaimana cara membaca cepat. Membaca cepat dengan mengetahui inti dari pembacaan. Hal-hal yang perlu anda tanamkan dalam diri anda adalah membaca itu tidak sulit dan menyenangkan selama anda menyukai apa yang anda baca dan sesuai dengan niat. Siapa bilang anda tidak boleh membaca dengan jari? Dengan gerakan jari merangsang mata dan otak anda untuk membaca cepat dan mengingat detail-detail penting. Kiat-kiat agar anda dapat membaca cepat dengan meminimalkan gangguan, seperti apabila anda tipe orang yang suka membaca di tempat sepi mungkin anda bisa menggunakan kamar anda atau ruang membaca yang nyaman, duduklah dengan sikap tegak, luangkan waktu beberapa saat untuk jeda, dan gunakan jari anda atau alat lainnya untuk membaca. Dalam teknik membaca anda dapat melakukannya secara vertical maupun horizontal dengan menggunakan tangan kiri untuk membalik halaman. Bila mata anda lelah anda dapat menutup mata anda dan gunakan juga kedua tangan anda agar cahaya tidak masuk sama sekali. Bayangkan anda sedang berada di tempat yang anda sukai. Baik itu misalnya di pantai atau di hutan pinus. Hal ini cukup ampuh untuk menyegarkan penglihatan anda lagi.
9. Berpikir Logis, Berpikir Kreatif
Otak manusia tidak akan mampu menyerap segala informasi yang ada di dunia ini. Maka dari itu seraplah informasi yang penting saja dan sesuai dengan kebutuhan. Informasi merupakan bahan mentah perubahan. Mengapa demikian? Karena dengan menghubungkan satu informasi dengan informasi lainnya dapat membantu anda menyelsaikan pekerjaan anda di kantor atau tugas kuliah sehingga anda dapat menemukan gagasan/ide sendiri. beberapa proses pemecahan masalah dengan berpikir vertikal (selangkah demi selangkah), lateral (melompat dari satu tangga ke tangga lainnya), kritis (penilaian), analitis (memecahkan masalah menjadi bagian-bagian), strategis (perencanaan), tentang hasil (solusi), dan kreatif (menyusun fakta-fakta yang ada). Setiap manusia tentu kreatif dengan caranya sendiri. seseorang dikatakan kreatif apabila ia mau mencoba dan berusaha untuk selalu ingin tahu. Kiat-kiat agar anda dapat berfikir secara kreatif adalah dengan selalu mengingat kesuksesan yang anda capai selama ini, yakinlah kepada diri anda sendiri, latihlah kreativitas dengan beberapa pelatihan mental, mengumpulkan banyak pengetahuan dari manapun dan bebaskan pikiran anda dari asumsi-asumsi negatif.
Selamat belajar!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar